PDAja.com

pdaja

Artikel PDaja

Temukan berbagai macam artikel disini!

5 Perbedaan UKM dan UMKM dari Berbagai Perspektif

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Share on pinterest

5 Perbedaan UKM dan UMKM dari Berbagai PerspektifPDAja.com | UKM (Usaha Kecil Menengah) dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan skala dan tingkat pengembangan dari sebuah usaha. Kedua istilah tersebut digunakan untuk mengklasifikasikan usaha berdasarkan ukuran dan karakteristiknya.

Perbedaan UKM dan UMKM

UKM diartikan sebagai usaha yang memiliki jumlah karyawan dan omset yang lebih besar dibandingkan UMKM. Ukuran UKM biasanya ditentukan oleh pemerintah setiap negara, namun umumnya ditentukan berdasarkan jumlah karyawan, omset, atau aset. Contohnya adalah perusahaan pengolahan makanan, perusahaan produksi furniture, perusahaan jasa konstruksi, perusahaan teknologi informasi.

Perbedaan UKM dan UMKM

Sedangkan UMKM adalah usaha yang memiliki jumlah karyawan dan omset yang lebih kecil dibandingkan UKM. Ukuran UMKM juga ditentukan oleh pemerintah setiap negara, namun umumnya ditentukan berdasarkan jumlah karyawan, omset, atau aset. Contohnya adalah usaha dagang, jasa, atau produksi yang berukuran kecil seperti warung makan, toko kelontong, atau jasa percetakan.

Secara umum UKM dan UMKM memiliki perbedaan dalam skala, pengembangan, perlakuan pemerintah, sektor, dan dampak ekonomi. Namun, kedua jenis usaha tersebut sama-sama penting dalam perekonomian suatu negara dan membutuhkan dukungan dan perlindungan dari pemerintah agar dapat berkembang dan berdaya saing. Perbedaan antara UKM dan UMKM dapat dilihat dari beberapa perspektif sebagai berikut:

  1. Perspektif skala: UKM lebih besar daripada UMKM dalam hal jumlah karyawan, omset, dan aset.
  2. Perspektif pengembangan: UKM lebih maju dalam hal pengembangan teknologi, manajemen, dan pemasaran dibandingkan UMKM.
  3. Perspektif pemerintah: Pemerintah memberikan perlakuan yang berbeda terhadap UKM dan UMKM dalam hal pemberian dukungan dan perlindungan.
  4. Perspektif sektor: UMKM lebih banyak ditemukan dalam sektor riil (contohnya usaha dagang, jasa, atau produksi), sementara UKM ditemukan dalam sektor jasa profesional dan teknologi tinggi.
  5. Perspektif ekonomi: UMKM memiliki dampak ekonomi yang lebih besar dalam perekonomian lokal daripada UKM.

Perbedaan UKM dan UMKM Berdasarkan Peraturan

Perbedaan UKM dan UMKM

Perbedaan UKM dan UMKM dapat dilihat dari peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Berikut ini adalah beberapa perbedaan UKM dan UMKM berdasarkan peraturan:

  1. Ukuran: Pemerintah menentukan ukuran UKM dan UMKM berdasarkan jumlah karyawan, omset, atau aset. Peraturan yang berbeda diterapkan untuk UKM dan UMKM berdasarkan ukuran yang ditentukan.
  2. Perlindungan: Pemerintah memberikan perlindungan yang berbeda untuk UKM dan UMKM. UMKM memiliki perlindungan yang lebih besar dibandingkan UKM dalam hal pemberian subsidi, kredit, dan bantuan lainnya.
  3. Pajak: Pemerintah memberikan perlakuan yang berbeda dalam hal pembayaran pajak bagi UKM dan UMKM. UMKM biasanya memiliki tarif pajak yang lebih rendah dibandingkan UKM.
  4. Regulasi: Pemerintah menetapkan regulasi yang berbeda untuk UKM dan UMKM. Regulasi yang diterapkan pada UMKM cenderung lebih longgar dibandingkan UKM, sehingga lebih mudah untuk diikuti.
  5. Pendampingan dan bimbingan: Pemerintah menyediakan program pendampingan dan bimbingan yang berbeda untuk UKM dan UMKM. UMKM memiliki program pendampingan yang lebih banyak dan lebih intensif dibandingkan UKM.

Perbedaan dalam peraturan yang dikeluarkan pemerintah ini bertujuan untuk memberikan perlindungan yang sesuai bagi UKM dan UMKM, sehingga dapat berkembang dan berdaya saing sesuai dengan kondisi dan karakteristik usahanya.

Demikian artikel tentang Perbedaan UKM dan UMKM, Banyaknya pelaku usaha berdampak baik pada ekonomi, terlebih bila pelaku usaha mengelola perkembangan bisnis yang dijalankannya secara baik lewat bantuan teknologi yang ada sekarang ini. Selain itu bagi anda para pelaku usaha UKM & UMKM yang memerlukan modal atau pinjaman untuk usaha maka kami PDAja.com bisa membantu anda dalam menyediakan modal usaha dalam bentuk pinjaman multiguna.

Pinjaman Multiguna dari PDaja.com!

probiz

Pinjaman Multiguna dari PDAja.com adalah pinjaman dalam bentik rekening koran yang memiliki beberapa keunggulan fasilitas dibandingkan dengan jenis pinjaman lainnya. Selain itu, pinjaman yang PDaja.com tawarkan sangat fleksibel. Diantara lain, keunggulan fasilitas rekening koran adalah sebagai berikut :

  • Syarat dan ketentuan yang fleksibel
  • Bunga special hanya 0,05% per hari
  • Plafon hingga Rp. 25 Miliar
  • Hanya perlu membayar bunga sesuai limit yang dipakai saja

Bagaimana? Sudah tidak perlu risau mencari solusi untuk mendapatkan pinjaman multiguna karena dengan PDaja.com, semuanya mudah dan cepat dengan bunga paling rendah!

Cari tahu informasi lebih detail mengenai pinjaman rekening koran untuk kebutuhan multiguna PDaja.com melalui halaman situs web kami di www.pdaja.com dan hubungi whatsapp kami untuk mencari tahu prosedur peminjaman lebih lanjut.

Baca Juga : Cara Daftar Ukm Online Menurut PDaja

Realted Article

 
 
Ketemu Admin Yuk
1
Admin PDaja.com
Hallo kak, Aku Admin PDaja
Ada yang bisa Admin bantu?